Matematika berbisik:
di antara angka dan luka,
selalu ada jalan pulang
bagi yang tekun mencari.
Fisika mengingatkan:
tenaga tanpa jeda,
jika tak kau temukan letak keliru,
hanya berujung hampa.
Biologi tersenyum:
sekecil apa pun kau tampak,
ada mata yang mengenali
arti keberadaanmu.
Maka tenanglah.
Kimia pun berkata:
saat kau melebur dengan debu dan riuh,
biasakan hatimu pada perubahan,
bahagia akan mengkristal pelan-pelan.
Berat, sesak, melelahkan,
namun percayalah,
kau mampu bertahan dan bertumbuh.
Oleh : Ahmad Harisun Nafi' (XI-E)